Pencapaian tertinggi
Nibbana
yang dicapai melalui penerangan sempurna juga merupakan tujuan akhir Umat Buddha
yang berasal dari aliran manapun. Nibbana bukanlah surga sebagaimana yang sering
menjadi tujuan akhir dari kepercayaan lain, melainkan dapat berarti terhentinya
kelahiran kembali dalam samsara ini. Seperti yang kita ketahui Nibbana ini telah
direalisasi oleh Sang Buddha sebagai hasil akhir pencarian dirinya akan obat
bagi kelahiran kembali, sakit, usia tua, dan kematian. Karenanya Nibbana ini
merupakan sesuatu yang terpenting dalam Buddha Dharma. Sulit membayangkan orang
yang mengaku dirinya Buddhist, tetapi tidak menjadikan Nibbana sebagai tujuan
akhirnya. Orang boleh saja hanya bercita-cita untuk lahir di alam dewa, misalnya,
namun sebagai umat Buddhist ia harus mengingat bahwa itu bukanlah tujuan akhir,
karena di alam dewa pun masih ada penderitaan (ketidakpuasan), kendati intensitasnya
tidak sebesar kehidupan kita sebagai manusia. Kehidupan sebagai dewa pun tidak
kekal, karena alam Dewa masih dibelenggu oleh kelahiran dan kematian yang terus-menerus.