Kebahagiaan Duniawi

Kebahagiaan dan kesenangan adalah dua hal yang berbeda tetapi mempunyai kaitan satu sama lain. Dalam agama Buddha, istilah kesenangan lebih ditekankan pada pemuasan keinginan indra jasmani, sedangkan kebahagiaan mempunyai nilai kepuasan yang bersifat batiniah. Tegasnya kesenangan adalah suatu kegembiraan atau kepuasan yang diperoleh dari pemuasan keinginan jasmaniah, sedangkan kebahagiaan adalah kegembiraan yang bersifat batiniah, seperti ketentraman, ketenangan, bebas dari stress dan lain sebagainya.

Walaupun Sang Buddha menjelaskan bahwa semua corak kehidupan bersifat tidak kekal, karena itu selalu diliputi Dukkha, Beliau juga menjelaskan bahwa ada kebahagiaan yang bersifat duniawi yang dapat dinikmati oleh umat awam.

Menurut kotbah Sang Buddha dalam Pattakammavagga sutta Sang Buddha memberikan nasehat kepada Anathapindika mengenai empat kebahagiaan yang dapat dimiliki oleh umat awam. Dalam kotbah itu Beliau menjelaskan kepada Anathapindika bahwa kebahagiaan yang dapat dimiliki oleh umat biasa antara lain adalah:
- Atthisukha : Kebahagiaan memiliki harta benda.
- Bhogasukha : Kebahagiaan menikmati kekayaan yang dimiliki.
- Ananasukha : Kebahagiaan karena tidak mempunyai utang.
- Anavajjasukkha : Kebahagiaan karena tidak tercela.


Surabaya:
Sekretariat Yayasan Lumbini
Perkantoran Graha Asri
Jl. Ngagel 179 - 183 Blok K - 22
Telpon (031) 566-6122 | Fax (031) 566-2936
SURABAYA 60246
Trowulan:
Maha Vihara Mojopahit, Trowulan, Mojokerto
Telpon (0321) 495-533 | Fax (0321) 496-075
Email:
yayasan@mahavihara-mojopahit.or.id
vihara@mahavihara-mojopahit.or.id